Profil Teknik Sipil

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on print
Print

A. PROFIL

Program Studi Teknik Sipil didirikan pada tahun 1967 sebagai bagian dari Fakultas Teknik, dua tahun setelah berdirinya Universitas Atma Jaya Yogyakarta. Pertama kali menghasikan lulusan pada tahun 1977 untuk sarjana lokal dan tahun 1980 untuk sarjana negara.

Program studi S1-Teknik Sipil UAJY terakreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) berdasarkan Keputusan BAN-PT No. 5047/SK/BAN-PT/Ak-PPJ/S/IX/2020 berlaku sampai dengan 30 Agustus 2025.

Program studi S1-Teknik Sipil UAJY telah memiliki sertifikat Sistem Manajemen Mutu (SMM) ISO 9001:2015 dari badan sertifikasi United Registrar of System (URS) Cerfication yang berlokasi di Inggris.

Selain kelas regular, sejak tahun 1999 program studi membuka program kelas internasional, dimana perkuliahan dilaksanakan dalam bahasa Inggris. Kurikulum program kelas internasional sama dengan kelas reguler. Mahasiswa mendapat kesempatan untuk menempuh magang di luar negeri melalui program yang diadakan oleh IAESTE (The International Association for the Exchange of Students for Technical Experience). Melalui kerjasama dengan 2 universitas di Taiwan yaitu National Cheng Kung University dan National United University, mahasiswa dapat menempuh program 3+2 (3 tahun studi di Universitas Atma Jaya Yogyakarta dan 2 tahun studi di Taiwan) untuk meraih gelar strata 1 dan 2. Program student exchange dilakukan dengan Universite Lille de France.

Mahasiswa selain dibekali dengan ilmu pengetahuan juga dilengkapi dengan soft skill melalui berbagai kegiatan ko-kurikuler yang diikuti oleh mahasiswa. Kegiatan ko-kurikuler tersebut diberikan bobot nilai melalui Sistem Partisipasi Aktivitas Mahasiswa Atma Jaya (SPAMA). Mahasiswa wajib memenuhi 65 Satuan Aktivitas (SA) yang mencakup bidang penalaran, minat bakat, pengabdian pada masyarakat, serta organisasi dan pengembangan kepribadian. Nilai SPAMA ini wajib dipenuhi oleh mahasiswa karena menjadi salah satu syarat yudisium. Mahasiswa juga diwajibkan mengikuti kegiatan Latihan Dasar Pengembangan Kepribadian Mahasiswa (LDPKM) untuk mengembangkan kepribadian mahasiswa dalam hal intelektual, emosional, spiritual, dan sikap.

Pada tahun 2016 berlaku kurikulum baru yang mengacu pada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI).

Saat ini dipersiapkan Kurikulum 2021 yaitu kurikulum berbasis OBE dan MBKM yang akan diberlakukan mulai Tahun Ajaran 2021/2022.

Program studi bekerja sama dengan berbagai perguruan tinggi lain seperti tercantum di bawah ini :

  1. BMPTTSSI (Badan Musyawarah Pendidikan Tinggi Teknik Sipil Seluruh Indonesia).
    Program Studi berperan aktif sebagai anggota BMPTTSSI. Pertemuan tahunan BMPTTSSI selalu dilaksanakan pada saat pelaksanaan KoNTekS.
  2. Konsorsium KoNTekS (Konferensi Nasional Teknik Sipil)
    KoNTekS (Konferensi Nasional Teknik Sipil merupakan pertemuan ilmiah tahunan di bidang teknik sipil yang digagas oleh Program Studi Teknik Sipil Universitas Atma Jaya Yogyakarta pada tahun 2007. Penyelenggaraan KoNTekS dari tahun ke tahun semakin berkembang sehingga akhirnya terbentuk konsorsium sebagai penyelenggara KoNTekS. Konsorsium ini merupakan wadah kerjasama beberapa perguruan tinggi yaitu: Universitas Atma Jaya Yogyakarta, Universitas Pelita Harapan, Universitas Udayana, Universitas Trisakti, Universitas Sebelas Maret, Institut Teknologi Nasional, Universitas Tarumanagara, Universitas Katolik Soegiyapranata, Universitas Syiah Kuala dan Institut Teknologi Bandung.
  3. Konsorsium EACEF
    EACEF (Euro Asia Civil Engineering Forum) didirikan pada tahun 2006, dan pertama kali mengadakan konferensi internasional pada tahun 2007 di Universitas Pelita Harapan. Universitas Atma Jaya Yogyakarta mulai bergabung sebagai penyelenggara konferensi EACEF pada tahun 2011 sampai dengan sekarang. Saat ini konsorsium perguruan tinggi Indonesia yang bergabung dalam EACEF adalah Universitas Pelita Harapan, Universitas Atma Jaya Yogyakarta, Universitas Kristen Petra, dan Pradita Institute.
  4. Konsorsium SCESCM
    International Conference on Sustainable Civil Engineering Structures and Construction Materials pertama kali dilaksanakan pada tahun 2012 yang digagas oleh Universitas Gadjah Mada. Universitas Atma Jaya Yogyakarta mulai bergabung sebagai Co-Organizers sejak tahun 2014 sampai dengan sekarang bersama dengan 17 perguruan tinggi lainnya dari dalam maupun luar negeri.
  5. fib (Federation Internationale du Beton)
    Organisasi fib Indonesia berdiri pada tahun 2017 bertujuan untuk mengembangkan ilmu dan teknologi struktur beton. Universitas Atma Jaya Yogyakarta bergabung sebagai anggota fib Indonesia bersama dengan 5 perguruan tinggi lainnya (Universitas Diponegoro, Universitas Sebelas Maret, Institut Teknologi 10 Nopember, Universitas Kristen Petra, dan Universitas Islam Sultan Agung).

B. VISI dan MISI

Visi

Menjadi lembaga pendidikan unggul yang menghasilkan sarjana Teknik Sipil yang handal, berwawasan global, kreatif, menghargai keanekaragaman hidup atas dasar cinta kasih, dan berperan dalam pengembangan ilmu pengetahuan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat

Misi

Mempersiapkan lulusan teknik sipil yang mampu mengembangkan diri sesuai dengan profesinya untuk menghadapi situasi serta tantangan baru (adaptives), memiliki kemampuan analisis dan manajerial (problem solving), memiliki etika dan tanggung jawab moral (ethics), serta peka terhadap pemberdayaan potensi lokal (contextual).

C. PROFIL PROFESIONAL MANDIRI

Sarjana Teknik Sipil yang memiliki kriteria sebagai berikut:

  • Mampu merencanakan, merancang, mengawasi dan mengendalikan pelaksanaan sistem dan konstruksi dengan mengacu pada ketentuan-ketentuan yang berlaku.
  • Mampu menjadi wirausahawan yang berperan aktif dalam mengangkat harkat dan meningkatkan taraf kehidupan masyarakat.
  • Mampu memberi solusi masalah dan mengembangkan potensi yang ada di masyarakat.
  • Mampu menjalankan aktifitas profesinya secara etis, berpedoman pada aspek keberlanjutan, adaptif terhadap lingkungan dan menjadi pembelajar sepanjang hayat.

D. CAPAIAN PEMBELAJARAN

  1. Mampu menerapkan matematika dan ilmu-ilmu dasar untuk menyelesaikan berbagai permasalahan ketekniksipilan.
  2. Mampu menerapkan ilmu rekayasa teknik sipil untuk merancang, melaksanakan dan mengevaluasi sistem dan konstruksi teknik sipil sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
  3. Mampu mendesain dan melakukan penelitian laboratorium dan lapangan serta menginterpretasikan hasilnya.
  4. Memiliki jiwa Pancasila dan menjalankan etika profesi teknik sipil.
  5. Memiliki jiwa kepemimpinan, kemampuan berkomunikasi dan bekerja sama.
  6. Memiliki kepekaan terhadap pengembangan berkelanjutan.
  7. Memiliki jiwa kewirausahaan.
  8. Mampu beradaptasi dengan berbagai perkembangan teknologi.