Laboratorium Manajemen Rekayasa Konstruksi

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on print
Print

LABORATORIUM MANAJEMEN REKAYASA KONSTRUKSI (MRK)

Laboratorium Manajemen Rekayasa Konstruksi berfungsi menjalankan Tridharma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian.

Sebagai fungsi pendidikan dan penelitian, Laboratorium Manajemen Rekayasa Konstruksi merupakan sarana untuk membantu proses belajar mengajar di lingkungan Program Studi Teknik Sipil dan pengembangan penelitian di bidang Manajemen Rekayasa Konstruksi.

Sedangkan sebagai fungsi pengabdian pada masyarakat, Laboratorium Manajemen Rekayasa Konstruksi memberikan pelayanan kepada masyarakat dan pelaku jasa konstruksi melalui pelatihan dan penelitian di bidang jasa konstruksi.

Peran

Laboratorium Manajemen Rekayasa Konstruksi memiliki peran yang meliputi:

  1. Pengembangan Sumber Daya Manusia.

Meningkatkan kualitas Dosen dan Mahasiswa dari sisi keilmuan (kognitif), afektif (kesadaran pola pikir), dan psikomotorik (skill).

  1. Pengembangan Keilmuan.

Laboratorium sebagai tempat penelitian Dosen dan Mahasiswa, dalam menemukan teori atau konsep baru, pemodelan dan applied science.

  1. Pengembangan Proses.

Laboratorium sebagai tempat pengembangan proses berpikir Dosen dan Mahasiswa melalui diskusi ilmiah, mengembangkan model berpikir dan pembelajaran serta mencari solusi dari suatu masalah.

  1. Pengembangan Kerja Sama.

Laboratorium melayani kebutuhan masyarakat/keilmuan/industri, membangun networking, dan meningkatkan kerja sama dengan industri jasa konstruksi.

Pelayanan Laboratorium

Laboratorium Manajemen Rekayasa Konstruksi memberikan berbagai pelayanan di bidang Manajemen Rekayasa Konstruksi, di antaranya:

  1. Pelatihan penjadwalan proyek
  2. Pelatihan perencanaan anggaran dan biaya proyek
  3. Konsultasi pelaksanaan proyek konstruksi
  4. Penelitian di bidang industri jasa konstruksi

Fasilitas

Laboratorium Manajemen Rekayasa Konstruksi dilengkapi berbagai dokumen dan data proyek konstruksi yang dimanfaatkan dalam proses belajar mengajar, sehingga Mahasiswa mengenal berbagai dokumen proyek dan dapat memanfaatkannya untuk menyelesaikan tugas. Selain itu, tersedia juga sejumlah dokumentasi pelaksanaan proyek, sehingga Mahasiswa dapat melihat bagaimana pembangunan proyek dikerjakan beserta berbagai teknologi konstruksinya.