MERDEKA BELAJAR KAMPUS MERDEKA PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL DEPARTEMEN TEKNIK SIPIL FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Email
Print

Program MBKM bertujuan mendorong mahasiswa menguasai berbagai keilmuan dan keterampilan baik hardskills maupun softskills yang nantinya sangat berguna bagi pengembangan diri dan bekal memasuki dunia kerja. Dalam hal ini, Kurikulum 2021 Program Studi Teknik Sipil UAJY mewadahi beberapa skema guna menunjang Program MBKM seperti skema magang di Industri Teknik Sipil, skema pertukaran pelajar di dalam universitas sendiri maupun mitra, dan skema penelitian/riset dari dosen atau kerjasama internal program studi.

Program MBKM yang diusung Direktorat Jendral Dikti ini merangkum 8 kegiatan merdeka belajar yang masing-masing memiliki persyaratan dan alur kegiatan tersendiri. Adapun 8 kegiatan Merdeka Belajar Kampus Merdeka yakni:

  1. Magang/Praktik Kerja
  2. Pertukaran Pelajar
  3. Asistensi Mengajar di Satuan Pendidikan
  4. Penelitian/Riset
  5. Proyek Relawan Kemanusiaan
  6. Kegiatan Wirausaha
  7. Studi/Proyek Independen
  8. Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT)

 

Pada tahun 2021-2022, Program Studi Teknik Sipil UAJY telah mendorong implementasi program MBKM sehingga mahasiswa dapat mengikuti kegiatan MBKM secara luring maupun menggunakan platform daring. Beberapa program MBKM yang diikuti oleh mahasiswa diantaranya adalah: Studi Independen, KMMI (Program Kredensial Mikro Mahasiswa Indonesia), Pertukaran Pelajar, dan Kampus Mengajar.

Grafik Jumlah Peserta MBKM Outbound Prodi Teknik Sipil UAJY 2021-2022

Selain mengirimkan mahasiswa keluar, Prodi Teknik Sipil juga menampung total 40 Peserta MBKM yang berasal dari berbagai Universitas di Indonesia. Mahasiswa dari luar prodi mengambil kegiatan MBKM Pertukaran Pelajar secara luring maupun melalui platform daring di Fakultas Teknik, Program Studi Teknik Sipil UAJY. Adapun mata kuliah yang menjadi minat mahasiswa yakni, Kewirausahaan, Pengukuran dan Pemetaan, Building Information Modelling, Aplikasi Perangkat Lunak dalam Teknik Sipil, Sistem Informasi Geografis, Keuangan Proyek dan Studi Kelayakan, Metodologi Penelitian, Matematika III, Bahasa Inggris, Struktur Baja, Mekanika Tanah Terapan, dan Bandar Udara.

Grafik Jumlah Peserta MBKM Inbound Prodi Teknik Sipil UAJY 2021-2022

Dalam mengikuti kegiatan MBKM, banyak sekali manfaat dan pengalaman yang telah diterima oleh mahasiswa Prodi Teknik Sipil UAJY. Berikut adalah cerita dan kesan para mahasiswa dalam mengikuti kegiatan MBKM.

1. Kampus Mengajar

Program ini diikuti oleh Putra Apriyanto Habirun (Putra). Kampus Mengajar adalah program yang memberikan kesempatan pada mahasiswa untuk membantu kegiatan pembelajaran pada tingkat pendidikan SD dan SMP. Program ini dilaksanakan selama 1 semester.

Menurut Putra keuntungan yang didapatkan yakni:

  1. Konversi mata kuliah sampai dengan 20 SKS. Mata kuliah yang dikonversi tergantung kebijakan dari masing-masing-program studi mahasiswa.
  2. Uang saku sebesar Rp. 1.200.000,00 per bulan selama 5 bulan
  3. Sertifikat mengajar dari Kemenristekdikti 
  4. Jaringan pertemanan dari universitas lain

2. KMMI (Kredensial Mikro Mahasiswa Indonesia)

Program KMMI (Kredensial Mikro Mahasiswa Indonesia) merupakan program pelengkap pembelajaran untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa di dunia kerja dan industri yang mendukung implementasi Program Merdeka Kampus Merdeka (MBKM). Program KMMI ini terdiri dari teori, praktik atau penugasan mandiri dengan besaran minimal 3 sks mata kuliah dan program ini berlangsung selama 8 minggu dengan jumlah 16 kali pertemuan dan masing-masing pertemuannya selama 3 jam. Salah satu mahasiswa yang mengikuti kegiatan ini adalah Angela Mutiara Permatasari.

Rasa keingintahuan yang besar Angela Mutiara Permatasari membawanya mengikuti program KMMI dengan memantau informasi melalui akun Instagram kampusmerdeka.ri dan mbkm.tsipil.uajy. Melalui kegiatan ini Angela Mutiara Permatasari mendapatkan pengetahuan mengenai Mitigasi Bencana melalui pembelajaran yang diberikan secara daring. Angela Mutiara Permatasari berharap pengalaman daerah lain dalam menanggapi bencana dapat menjadi bekal pengetahuannya di masa yang akan datang.  

3. Studi Independen

Program Studi Independen diadakan oleh KEMDIKBUD melalui kegiatan MBKM. Jordy Christevan Limeranto (Jordy) merupakan alah satu mahasiswa yang beruntung dapat lolos proses seleksi, untuk kemudian melakukan kegiatan Studi Independen Sekolah Ekspor.

Berdasarkan kegiatan yang diikuti selama Studi Independen, didapatkan konversi hingga 12 SKS. Walaupun tidak bisa dilakukan konversi maksimum hingga 20 sks, sesuai dengan diskusi dengan prodi, Jordy Christevan Limeranto tetap bersemangat mengikuti kegiatan Studi Independen dengan dorongan dari Bu Ninik selaku PIC dari Sekolah Ekspor. Banyak hal yang diperoleh dari kegiatan Studi Independen oleh Sekolah Ekspor yang didapatkan oleh Jordy, teman dari berbagai bidang, dan ilmu baru terkait dengan kegiatan Ekspor. Selain teori, dalam kegiatan ini seluruh peserta juga harus membuat rencana kegiatan sedetil mungkin, dengan bimbingan dari mentor.

4. Magang MBKM

Salah satu mahasiswa yang berkesempatan untuk mengikuti kegiatan Magang MBKM yang pertama kali diadakan oleh Prodi Sipil adalah Febryanto Pratama. Setelah melalui proses seleksi yang dilakukan oleh prodi, Febry mendapat kesempatan mengikuti program magang MBKM di PT. DELTAKONI. Banyak sekali hal-hal baru yang Febry dapatkan seperti ilmu-ilmu baru mengenai dunia konstruksi. Selama magang, Febry mendapatkan kesempatan mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama kuliah secara langsung. Kemampuan menggunakan perangkat lunak dan melakukan perhitungan semakin terasah dalam proses Magang MBKM. Selama Magang, Febry juga harus bekerja dengan tenggat waktu sesuai lini masa yang dimiliki oleh tempatnya Magang. Selain itu didapatkan pengalaman kerja dan teman- teman baru di kantor konsultan teknik. Bagi Febry, kesempatan untuk melihat langsung dunia kerja dalam Teknik Sipil dan mendapatkan jejaring baru, bermanfaat untuk mahasiswa yang akan lulus dan mencari pekerjaan.

Tips dari Febry untuk teman-teman sebelum mengikuti magang MBKM setidaknya paham mengenai dasar-dasar mengenai pelajaran yang telah diberikan selama di kampus. Jangan takut untuk mencoba program MBKM ini karena banyak sekali pengalaman-penglaman baru yang akan didapatkan, selain itu akan ada mentor yang mendampingi dan mengarahkan selama kegiatan berlangsung.