Alumni

HASIL TRACER STUDY PEMANFAAT ALUMNI

PENDAHULUAN

Studi pelacakan pengguna lulusan ini merupakan tindak lanjut dari studi pelacakan lulusan yang telah dilaksanakan terlebih dahulu pada bulan Mei 2009. Tujuan studi ini adalah menghimpun pendapat dan masukan dari para pengguna lulusan terhadap lulusan Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Atma Jaya Yogyakarta (ProDi TS FT UAJY) yang bergabung dalam perusahaan/ instansi yang dipimpinnya. Hasil analisis terhadap pendapat dan masukan tersebut diharapkan dapat dipergunakan sebagai salah satu bahan untuk perbaikan dan peningkatan proses pembelajaran yang diselenggarakan oleh Program Studi.

PELAKSANAAN STUDI PELACAKAN

Berikut ini diuraikan gambaran singkat mengenai beberapa hal penting dalam pelaksanaan studi pelacakan ini.

Waktu pelaksanaan

Keseluruhan rangkaian studi mulai sejak tahap persiapan hingga selesainya pengumpulan data berlangsung selama bulan Oktober hingga November 2009.

Responden

Responden studi ini adalah para pengguna lulusan. Pengguna lulusan di sini merupakan atasan lulusan yang berinteraksi baik secara langsung maupun tidak langsung dan mengetahui dengan baik kinerja lulusan. Dengan demikian dapat diharapkan adanya akurasi terhadap pendapat dan masukan yang diberikan.

Instrumen pengumpulan data

Data yang diperlukan dikumpulkan melalui kuesioner. Format kuesioner terlampir bersama laporan ini.

Metode pelaksanaan

Seperti telah disebutkan di atas, studi ini terlebih dahulu diawali oleh studi pelacakan lulusan. Dari studi tersebut diperoleh kontak lulusan yang selanjutnya dipergunakan untuk menjangkau pengguna lulusan. Kontak pengguna lulusan dilakukan melalui dua cara, yaitu:

1. kontak langsung kepada para pengguna yang sebelumnya sudah pernah berkomunikasi/  bekerja sama dengan ProDi TS/ FT/ UAJY. Pada umumnya pengguna yang termasuk dalam kelompok ini adalah lulusan senior ProDi yang merupakan pemilik perusahaan/ instansi itu sendiri atau menduduki jabatan senior dalam perusahaan/ instansi dimana pengguna tersebut bekerja,

2.  kontak tidak langsung melalui lulusan sebagai bawahan langsung maupun tidak langsung.

Kuesioner didistribusikan kepada responden melalui beberapa cara, yaitu:

1.  diserahkan langsung dalam bentuk tercetak (hardcopy),

2.  dikirimkan melalui faksimil,

3.  dikirimkan melalui e-mail ke alamat langsung pengguna,

4.   dikirimkan melalui e-mail lulusan,

5.   disebarluaskan oleh lulusan yang satu ke lulusan yang lain.

Kuesioner yang telah terisi dapat dikirimkan kembali melalui faksimil, e-mail, pos maupun diserahkan dalam bentuk tercetak kepada Wakil Dekan III FT UAJY.

Untuk kuesioner yang didistribusikan melalui e-mail, pengiriman akan diulang (pengiriman kedua) apabila dalam waktu satu minggu setelah pengiriman pertama belum diperoleh balasan. Pengiriman diulang kembali untuk yang ketiga kalinya apabila dalam waktu satu minggu setelah pengiriman yang kedua juga belum diperoleh balasan. Apabila setelah pengiriman ketiga balasan belum juga diperoleh, maka dengan terpaksa responden tersebut dilewatkan untuk sementara. Setelah pengiriman e-mail yang pertama, sejauh memungkinkan juga dilakukan komunikasi melalui telepon kepada pengguna lulusan/ lulusan sebagai upaya memperoleh jawaban atas kuesioner yang dikirimkan.

Evaluasi umum

Studi pelacakan yang tersistem di FT UAJY merupakan kegiatan yang masih relatif muda usianya. Dengan demikian banyak kesulitan dan kendala yang ditemui yang harus diatasi dalam studi-studi berikutnya di masa mendatang. Kesulitan utama yang dihadapi adalah kesulitan yang pada umumnya ditemui dalam studi pelacakan pengguna lulusan, yaitu rendahnya tingkat pengembalian kuesioner. Namun demikian total jumlah kuesioner yang dikirimkan melalui e-mail lulusan maupun diserahkan langsung, melalui faksimil, dan melalui e-mail pengguna lulusan, diperoleh total 35 kuesioner kembali. Secara sepintas tampak bahwa distribusi kuesioner lebih tinggi efektivitasnya ketika dilakukan melalui lulusan untuk menyampaikannya kepada pengguna (atasannya) dibandingkan kontak langsung kepada pengguna khususnya pengguna yang bukan lulusan ProDi TS FT UAJY.

Kendala utama yang dihadapi adalah sistem pelaksanaan studi yang belum mapan dan keterbatasan personil untuk secara khusus menangani studi terutama dalam hal pengiriman kuesioner, pemantauan kuesioner kembali, dan respon atas pertanyaan. Solusi yang ditempuh sementara ini adalah dengan memperbantukan student staff. Namun demikian apabila terdapat pertanyaan e-mail yang harus dijawab, balasan tetap harus dilakukan oleh Wakil Dekan III untuk menjamin kebenaran dan ketepatan jawaban yang diberikan. Untuk peningkatan efisiensi manfaat studi pelacakan diperlukan perhatian yang memadai untuk pengembangan sistem studi pelacakan yang didalamnya mencakup alokasi sumberdaya manusia dan sarana prasarana.

Hasil analisis

Ada 13 butir pertanyaan dalam kuesioner, 6 pertanyaan terbuka dan 7 pertanyaan tertutup. Pertanyaan terbuka meliputi: 1) nama lulusan, 2) kewarganegaraan pengguna, 3) posisi pekerjaan/ jabatan pengguna, 4) kelebihan lulusan, 5) kekurangan lulusan, dan 6) sasaran/ target ProDi dalam pengajaran dan penelitian agar makin relevan dengan dunia kerja profesional. Pertanyaan tertutup meliputi: 1) jenis kelamin lulusan, 2) usia pengguna, 3) jenis kelamin pengguna, 4) kewarganegaraan pengguna, 5) posisi pekerjaan/ jabatan pengguna, 6) lama supervisi pengguna atas lulusan, 7) prioritas pengguna dalam merekrut lulusan ProDi TS FT UAJY.

Hasil analisis atas pertanyaan-pertanyaan di atas adalah seperti berikut ini.

1. Jenis kelamin lulusan


2. Usia pengguna


3. Jenis kelamin pengguna


4. Kewarganegaraan pengguna


5. Posisi pekerjaan/ jabatan pengguna


6. Lama supervisi pengguna atas lulusan ProDi Teknik Sipil UAJY


7. Prioritas pengguna dalam merekrut lulusan ProDi Teknik Sipil UAJY


8. Penilaian pengguna terhadap lulusan ProDi Teknik Sipil UAJY (dalam %)

Item penilaian Sangat tinggi Tinggi Sedang Rendah Sangat rendah
Pengetahuan dan kemampuan teknis dalam tugas/ pekerjaan yang diberikan 11.43 31.43 57.14 0.00 0.00
Sikap positif menuju pengembangan selanjutnya 11.43 80.00 8.57 0.00 0.00
Kefasihan berbahasa Inggris 2.86 8.57 82.86 5.71 0.00
Kerja kelompok (team work) 11.43 34.29 54.29 0.00 0.00
Kemampuan untuk berinteraksi dengan tim ekspatriat/ internasional 2.86 22.86 71.43 2.86 0.00
Komitmen/ dedikasi terhadap pekerjaan 54.29 40.00 5.71 0.00 0.00
Efisiensi kerja 5.71 65.71 28.57 0.00 0.00
Kompetensi kerja 8.57 37.14 54.29 0.00 0.00
Kesadaran gender dan penerapannya 2.86 34.29 62.86 0.00 0.00

9. Kelebihan lulusan

Melalui pertanyaan terbuka mengenai kelebihan lulusan, diperoleh jawaban bebas sebagai berikut.

1.      Siap kerja
2.      Memiliki nama (reputasi) almamater yang baik
3.      Adanya ikatan batin sebagai satu almamater
4.      Semangat kerja baik
5.      Dapat bekerja dalam tim
6.      Dapat bekerja dalam tekanan
7.      Mampu mengikuti teknis yang ada
8.      Lebih mudah diarahkan
9.      Pekerja keras
10.    Bertanggung jawab (ethics)
11.    Salary (gaji) standar
12.    Kemauan belajar
13.    Kemampuan belajar
14.    Kreatif
15.    Kemampuan adaptasi bagus (adaptive)
16.    Mengatasi masalah bagus (problem solving)
17.    Penguasaan materi bagus
18.    Good analytic skills
19.    Fast learner
20.   Technical knowledge
21.    Serius dalam bekerja (ethics)
22.    Mau mempelajari hal-hal baru
23.    Good motivation (ethics)
24.    Good started
25.    Good attitude (ethics)
26.    Communication skill
27.    Flexibility (ethics)
28.    Teamwork
29.    Sikap positif (ethics)
30.    Pengetahuan teknik baik
31.    Loyal (ethics)
32.    Berdedikasi (ethics)
33.    Mau berinteraksi
34.    Rajin (ethics)>
35.    Tepat waktu (ethics)
36.    Inisiatif
37.    Punya konsentrasi
38.    Kemampuan teknis
39.    Semangat
40.    Komunikatif
41.    Mampu beradaptasi (adaptive)
42.    Kerjasama bagus
43.    Ramah
44.    Cepat menyesuaikan diri (adaptiveI)
45.    Dapat menerima apa adanya
46.    Komitmen terhadap pekerjaan (ethics)

Kelebihan lulusan yang dicetak tebal dalam daftar di atas merupakan kompetensi yang dinyatakan dalam misi Program Studi TS FT UAJY (yang dicetak tebal dan miring dalam daftar di atas), yaitu adaptive, problem solving, ethics, dan contextual.

10.  Kekurangan lulusan

1.      Praktek lapangan
2.      Kemampuan bahasa Inggris/asing aktif kurang
3.      Wawasan (misalnya pengenalan produk-produk advance)
4.      Tergantung individu masing-masing
5.      Leadership
6.      Kurang percaya diri
7.      Back up prestressing knowledge
8.      Critical thinking on own job
9.      Steel detailing
10.    Ketelitian perlu ditingkatkan (termasuk dalam perhitungan)
11.    Practical experience
12.    Kemampuan berkomunikasi dengan atasan ataupun bawahan
13.    Penguasaan aplikasi AutoCAD
14.    Kurang baca buku literatur
15.    Manajemen waktu
16.    Penampilan
17.    Argumentasi
18.    Penguasaan materi
19.    Gaji
20.    Cenderung teoritis
21.    Tidak tegas

Diantara kekurangan lulusan yang teridentifikasi dalam daftar di atas, kekurangan yang paling banyak disebutkan oleh pengguna lulusan adalah kurang/rendahnya kemampuan bahasa Inggris (terutama aktif).

1. Prospek lulusan ProDi Teknik Sipil UAJY dalam pasar kerja

2. Saran sasaran/ target ProDi Teknik Sipil UAJY dalam pengajaran dan penelitian agar makin relevan dengan dunia kerja profesional

  1. Mahasiswa lebih banyak dilibatkan dalam on job training supaya lebih matang
  2. Penekanan pengenalan teknologi bahan dan material advance
  3. Penggunaan bahasa Inggris teknik
  4. Sikap mental yang positif
  5. Proporsi antara praktek dan teori adalah 70% & 30%
  6. Pemahaman istilah-istilah dalam teknik sipil
  7. Networking
  8. Bisa berbahasa Inggris aktif pasif
  9. Faasih dengan dunia IT dan Komunikasi
  10. Kemampuan bahasa ditingkatkan
  11. Perlu adanya tokoh kampus yang berkiprah di tingkat nasional, sehingga menjadi icon
  12. Pengetahuan tentang gempa dan prestressed concrete design
  13. Pengetahuan bahan bangunan modern dan aplikasinya
  14. Kelas internasional
  15. International construction methods and materials
  16. Kunjungan ke proyek yang menggunakan teknologi terkini
  17. Practical applied
  18. Construction management
  19. Standard of contract clauses (legal aspect)
  20. Perlu ditambahkan sks tentang ilmu berkomunikasi dan leadership
  21. Tenaga profesional
  22. Loyalitas dan dedikasi
  23. Penting untuk menambahkan mata kuliah beton prategang
  24. Kuliah praktik perlu dikembangkan untuk pengetahuan lapangan
  25. Komunikasi bahasa asing
  26. Kerja praktek
  27. Inovasi
  28. Kreativitas
  29. Mengikuti kemajuan teknik
  30. Ada training sebelum lulus
  31. Lebih banyak kegiatan di lapangan
  32. Melibatkan profesional dalam menyusun silabus
  33. Kemandirian usaha sendiri (entrepreneur)
  34. Kuasai bahasa asing
  35. Matangkan perencanaan terutama yang mau bekerja sebagai konsultan

Comments are closed.