Akademik

Herregistrasi

Pengertian

Herregistrasi adalah proses pendaftaran kembali mahasiswa yang akan aktif pada setiap semester. Segala ketentuan mengenai Herregistrasi mahasiswa diatur dengan SK Rektor.

Prosedur dan Persyaratan

Umum:

  1. Setiap semester UAJY akan mengumumkan ketentuan tentang Herregistrasi dan Biaya Pendidikan Mahasiswa.
  2. Mahasiswa membayar SPP (Sumbangan Pembinaan Pendidikan) Tetap sesuai ketentuan melalui bank kerjasama. Pada saat ini UAJY bekerjasama dengan 4 bank, yaitu Bank BNI 46, Bank MANDIRI, Bank BRI, Bank CIMB Niaga. Pembayaran bisa dilakukan secara tunai atau melalui ATM. Prosedur pembayaran di tiap bank bisa dilihat di fakultas masing-masing.
  3. Setelah pembayaran mahasiswa secara otomatis tercatat sebagai mahasiswa aktif pada semester tersebut.

Khusus:

  1. Mahasiswa tidak herregistrasi pada semester sebelumnya :
    • Mahasiswa mengajukan permohonan tertulis kepada Kepala KAA.
    • Selanjutnya ikuti Prosedur dan Persyaratan Umum.
  2. Keterlambatan pembayaran SPP :
    • Keterlambatan pembayaran SPP Tetap masih dilayani sampai dengan 2 (dua) hari sebelum batas akhir jadwal bimbingan KRS.
    • Keterlambatan pembayaran SPP Variabel masih dilayani sampai dengan 2 (dua) hari sebelum pelaksanaan Ujian Tengah Semester (UTS).
    • Keterlambatan pembayaran akan dikenakan sanksi denda sebesar 15% dari SPP Tetap atau SPP Variabel.

Cuti Studi

Cuti Studi adalah mahasiswa Program Sarjana (S1) yang tidak mengikuti kegiatan akademik dalam jangka waktu tertentu atas persetujuan Kepala Kantor Admisi dan Akademik (KAA).

Berdasarkan SK Rektor Nomor 118/HP/Ct-Mhs/2013 tentang Cuti Studi dan Mahasiswa Tidak Aktif, ketentuan cuti studi adalah sebagai berikut :

  1. Persyaratan Cuti Studi :
    • Mahasiswa telah mengikuti kegiatan akademik sekurang-kurangnya 2 (dua) tahun.
    • Mahasiswa telah lolos evaluasi studi 2 (dua) tahun.
    • Mahasiswa tidak sedang mengerjakan Tugas Akhir atau Skripsi.
    • Pada semester sebelumnya berstatus sebagai mahasiswa aktif.
  2. Maksimal cuti studi yang dapat diberikan kepada mahasiswa adalah 2 (dua) Semester, baik berurutan maupun tidak.
  3. Cuti Studi diperhitungkan sebagai masa studi.
  4. Mahasiswa yang diijinkan cuti studi dibebaskan dari kewajiban membayar uang kuliah SPP (Sumbangan Pembinaan Pendidikan) Tetap dan Variabel.
  5. Mahasiswa yang diijinkan cuti studi tidak diperkenankan melakukan kegiatan akademik dan menggunakan fasilitas apapun dari Universitas Atma Jaya Yogyakarta.
  6. Prosedur Pengajuan Cuti Studi :
    • Permohonan cuti studi diajukan oleh mahasiswa yang bersangkutan melalui Kantor Admisi dan Akademik (KAA) pada masa Herregistrasi.
    • Mahasiswa yang bersangkutan mengisi formulir yang telah disediakan, yang telah distempel Bebas Tanggungan Perpustakaan dan Bebas Tanggungan Keuangan dengan dilampiri :
      • Surat Keterangan dari Fakultas yang menyatakan bahwa yang bersangkutan telah lolos evaluasi studi 2 (dua) tahun dan tidak sedang mengerjakan tugas akhir / skripsi.
      • Fotokopi Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) 1 lembar
  7. Mahasiswa yang diijinkan cuti studi akan mendapatkan Surat Cuti Studi.
  8. Mahasiswa yang akan aktif kembali setelah cuti studi wajib mengajukan permohonan aktif kembali kepada Kepala Kantor Admisi dan Akademik (KAA) dan dilayani pada masa herregistrasi.
  9. Jumlah Satuan Kredit Semester (SKS) yang bisa diambil dihitung berdasarkan pada Indeks Prestasi (IP) terakhir pada saat mengajukan Cuti Studi.

Ketentuan ini mulai berlaku pada Semester Genap Tahun Akademik 2013/2014.

Mahasiswa Tidak Aktif

Mahasiswa Tidak Aktif adalah mahasiswa Program Sarjana (S1) yang tidak melaksanakan herregistrasi (membayar SPP Tetap) pada waktu yang sudah ditentukan pada suatu semester.

Berdasarkan SK Rektor Nomor 118/HP/Ct-Mhs/2013 tentang Cuti Studi dan mahasiswa Mahasiswa Tidak Aktif, konsekuensi bagi mahasiswa yang tidak aktif adalah sebagai berikut :

  1. Mahasiswa tidak berhak memperoleh pelayanan akademik maupun administrasi dan menggunakan fasilitas apapun dari Universitas Atma Jaya Yogyakarta.
  2. Jika akan aktif lagi, mahasiswa wajib mengajukan permohonan aktif kembali melalui Kantor Admisis dan Akademik (KAA) pada masa herregistrasi dan dikenai sanksi keuangan sebesar 50% dari SPP Tetap yang telah ditentukan pada semester sebelumnya.
  3. Jika mahasiswa tidak aktif lebih dari 2 (dua) semester berturut-turut berturut-turut mahasiswa tersebut dinyatakan mengundurkan diri dari UAJY.

Ketentuan ini mulai berlaku pada Semester Genap Tahun Akademik 2013/2014.

Kegiatan Perkuliahan

Kegiatan perkuliahan adalah proses pembelajaran yang meliputi kegiatan tatap muka di kelas, praktikum, penyelenggaraan percobaan dan pemberian tugas akademik lain. Untuk menunjang kegiatan perkuliahan tersebut dapat diadakan seminar, simposium, diskusi panel, lokakarya, dan kegiatan ilmiah lain.

Seorang mahasiswa berhak mengikuti kegiatan perkuliahan apabila pada semester yang bersangkutan sudah melakukan Herregistrasi dan mendaftarkan diri dengan mengisi Kartu Rencana Studi (KRS).
Kegiatan perkuliahan diselenggarakan sesuai dengan Kalender Akademik yang disusun untuk setiap tahun akademik dan diselenggarakan oleh setiap fakultas.

Tata Tertib

  1. Jumlah pertemuan perkuliahan per semester sebanyak 16 kali (termasuk Ujian Tengah Semester dan Ujian akhir Semester).
  2. Pada setiap awal semester dosen wajib menyampaikan rencana perkuliahan (silabus, SAP) kepada mahasiswa.
  3. Bila karena sesuatu hal pengajar tidak dapat melaksanakan kegiatan perkuliahan menurut jadwal, dosen  wajib mengusahakan waktu lain sebagai penggantinya, dengan persetujuan Wakil Dekan I/Ketua Program Studi.
  4. Fakultas wajib mengganti hari libur  Nasional  ke hari Sabtu dan dijadwalkan sejak   awal kuliah.
  5. Pada setiap kegiatan perkuliahan dosen wajib melaksanakan pemeriksaan kehadiran mahasiswa.
  6. Mahasiswa wajib mengikuti kegiatan perkuliahan sekurang-kurangnya 75% dari jumlah pertemuan dalam satu semester  (apabila kehadirannya lebih dari 50% dengan memberikan alasan yang sah, diperkenankan mengikuti ujian mata kuliah akhir semester, sedangkan jika kurang dari 50% dengan alasan apapun, tidak diperkenankan mengikuti ujian mata kuliah akhir semester.
  7. Mahasiswa wajib menyelesaikan semua tugas praktikum, penyusunan laporan, makalah dan atau tugas lain yang ditetapkan oleh pengajar.
  8. Mahasiswa tidak diperkenankan menggunakan kaos tanpa kerah dan sandal selama mengikuti kuliah.

Plagiasi

Karya mahasiswa dalam bentuk tugas mata kuliah/tugas akhir harus merupakan karya sendiri dan mengikuti kaidah penulisan akademik. Jika karya tersebut bukan merupakan karya sendiri atau serta mengindikasikan karya plagiasi, mahasiswa tersebut akan mendapat sanksi.

Bimbingan Akademik

Bimbingan Akademik adalah kegiatan konsultasi antara pembimbing akademik dan mahasiswa dalam merencanakan studi dan membantu menyelesaikan masalah studi yang dialami, agar mahasiswa yang bersangkutan dapat menyelesaikan studinya dengan baik sesuai dengan minat dan kemampuannya pelaksanaan Pembimbingan Akademik diatur sesuai oleh tiap fakultas

Beban Studi dan Beban Kredit Semester

  1. Pendidikan di UAJY diselengarakan dengan Sistem Kredit Semester (SKS), untuk menyatakan beban studi mahasiswa, beban kerja dosen, pengalaman belajar, dan beban penyelenggaraan program.
  2. Perencanaan Beban Studi adalah penyusunan program akademik oleh mahasiswa dengan bimbingan Pembimbing Akademik berdasarkan syarat dan peraturan yang berlaku.
  3. Beban Kredit Semester adalah jumlah SKS maksimal yang dapat diambil mahasiswa dalam satu semester.
    1. Pada semester pertama, setiap mahasiswa baru wajib mengambil sejumlah mata kuliah yang telah ditentukan oleh Fakultas masing-masing.
    2. Beban kredit semester mahasiswa ditentukan atas dasar Indeks Prestasi (IP) studi mahasiswa pada semester sebelumnya.
    3. IP adalah bilangan yang menunjukkan tingkat keberhasilan mahasiswa secara kuantitatif yang merupakan jumlah kumulatif dari perkalian kredit (K) dan bobot nilai (N) dari tiap mata kuliah dibagi dengan jumlah kredit semester yang direncanakan (∑ K). P = ∑ (K N) ÷ ∑ K
    4. Jumlah SKS yang dapat direncanakan oleh mahasiswa pada suatu semester didasarkan pada IP, dengan ketentuan seperti tertera dalam tabel dibawah ini:
Program IP Jumlah SKS yang dapat direncanakan
Sarjana > 3,00
2,50 – 2,99
2,00 – 2,49
< 1,99
24 SKS
21 SKS
18 SKS
15 SKS

Kuliah Kerja Nyata

KKN adalah aktivitas akademik wajib UAJY yang dilaksanakan dengan bobot 2 SKS.

KKN merupakan bentuk kegiatan akademik yang terkait dengan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang dilakukan secara interdisipliner dan intrakurikuler. Pelaksanaannya dikoordinir oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) UAJY.

LPPM UAJY mempunyai kewajiban terhadap lapisan masyarakat ekonomi lemah sehingga konsentrasi program ditekankan dengan mengubah paradigma pembangunan (development) menjadi paradigma pemberdayaan (empowerment) yang dirancang untuk penyelesaian persoalan suatu wilayah dalam pelaksanaan kegiatan KKN.

Berdasarkan pada luasnya cakupan dan dampak pengembangannya, ada 2 macam KKN PPM :

  1. KKN Inovasi.
  2. KKN PPM.

Syarat-syarat bagi peserta Kuliah Kerja Nyata adalah :

  1. Terdaftar sebagai mahasiswa pada semester yang bersangkutan.
  2. Telah menempuh minimal sejumlah SKS sebagaimana disyaratkan oleh masing-masing Fakultas.

Syarat lulus Kuliah Kerja Nyata adalah dengan nilai minimal C.

Tugas Akhir / Skripsi

Tugas akhir atau Skripsi adalah karya ilmiah yang disusun oleh mahasiswa program sarjana berdasarkan hasil penelitian suatu masalah yang dilakukan secara seksama dengan bimbingan Dosen Pembimbing. Tugas Akhir atau Skripsi merupakan salah satu persyaratan kelulusan program sarjana. Ketentuan-ketentuan mengenai Tugas Akhir atau Skripsi diatur oleh fakultas masing-masing.

Evaluasi Hasil Belajar

  1. Evaluasi hasil belajar adalah suatu proses yang dilakukan untuk mengetahui tingkat kinerja akademik.
  2. Evaluasi hasil belajar dilakukan secara menyeluruh dan kontinyu dengan cara yang sesuai dengan ciri-ciri pendidikan keahlian yang bersangkutan.

Sistem Evaluasi

Penilaian hasil belajar mahasiswa didasarkan pada tiga kemungkinan sistem penilaian yang pelaksanaannya dapat disesuaikan dengan sifat masing-masing mata kuliah :

  1. Menggunakan sistem Penilaian Acuan Patokan (PAP) yaitu dengan cara menentukan batas Lulus.
  2. Menggunakan sistem Penilaian Acuan Norma (PAN) yaitu dengan cara membandingkan nilai seorang mahasiswa dengan nilai kelompoknya.
  3. Menggunakan sistem Penilaian Acuan Kombinasi (PAK) yaitu dengan menentukan batas-batas terlebih dahulu, kemudian membandingkan nilai yang lulus relatif dengan nilai kelompoknya.

Ujian

Ujian Mata Kuliah

  1. Ujian Mata Kuliah adalah ujian suatu mata kuliah yang dilaksanakan pada semester berjalan yang meliputi ujian tengah semester dan akhir semester sesuai dengan kalender akademik.
  2. Nilai final mata kuliah diserahkan kepada keputusan pengajar yang bersangkutan. Nilai final terdiri dari komponen ujian tengah semester, ujian akhir semester dan tugas-tugas dari mata kuliah yang bersangkutan (bila ada).

Ujian Susulan

Ujian susulan hanya dapat dilaksanakan karena keadaan :

  1. Peserta ujian menjalani rawat inap di rumah sakit (dibuktikan dengan surat keterangan dari rumah sakit) pada waktu ujian diselenggarakan.
  2. Dalam masa berkabung karena ada anggota keluarga dekat (suami/istri, anak, orang tua, kakak, adik atau mertua) meninggal dunia.
  3. Mewakili universitas atau daerah/negara dalam kegiatan tertentu (dibuktikan dengan surat resmi pemberi tugas).
  4. Permohonan ujian susulan harus diajukan paling lambat 1 minggu setelah ujian dilaksanakan.

Ujian Pendadaran

Ujian Pendadaran adalah ujian lisan yang dilaksanakan untuk mengevaluasi skripsi ujian pendadaran terdiri dari ujian skripsi dan ujian komprehensif.

Pedoman Pemberian Nilai

Berdasarkan Keputusan Rektor Universitas Atma Jaya Yogyakarta Nomor : 05/HP/2008 tentang Penilaian Hasil Belajar Mahasiswa Universitas Atma Jaya Yogyakarta Jenjang program Strata 1 (S1) dan Strata 2 (S2) dinyatakan dengan huruf A,B,C, D, E dengan ekuivalensi bobotnya sebagai berikut :

  1. A : ekuivalen dengan bobot 4
  2. B : ekuivalen dengan bobot 3
  3. C : ekuivalen dengan bobot 2
  4. D : ekuivalen dengan bobot 1
  5. E : ekuivalen dengan bobot 0

Evaluasi Hasil Belajar 2 Tahun

  1. Fakultas wajib memberikan peringatan kepada mahasiswa yang dalam pengumpulan kredit semester, prestasi akademik rendah dan dilakukan setelah hasil evaluasi ujian semester I, II dan III.
  2. Evaluasi Hasil Belajar dua tahun pertama dilaksanakan untuk menetapkan apakah seorang mahasiswa dapat melanjutkan belajar di Universitas Atma Jaya Yogyakarta atau tidak.
  3. Mahasiswa dapat melanjutkan studinya apabila setelah dua tahun pertama ( semester IV) dapat mencapai sekurang-kurangnya 30 (tiga puluh) SKS dari nilai tertinggi yang telah diperoleh dengan Indeks Prestasi Kumulatif sekurang-kurangnya 2,00.
  4. Mahasiswa yang tidak memenuhi syarat untuk melanjutkan studi berdasarkan evaluasi hasil belajar dua tahun pertama akan diberi Surat Pemutusan Hak Studi oleh Rektor.

Pemutusan Hak Studi Mahasiswa Universitas Atma Jaya Yogyakarta Setelah 7 (Tujuh) Tahun

Dalam rangka meningkatkan pengawasan dan penjaminan mutu akademik serta kualitas lulusan Universitas Atma Jaya Yogyakarta, selain dilakukan evaluasi terhadap program-program pendidikan yang ada secara sistematik, terstruktur, periodik dan berkesinambungan dengan menggunakan alat ukur yang baku juga dilakukan evaluasi hasil belajar bagi mahasiswa.

Disamping Evaluasi Hasil Belajar Dua Tahun Pertama,  evaluasi hasil belajar juga  dilaksanakan setelah mahasiswa selama 7 (tujuh) belum dapat menyelesaikan studinya, maka akan diberi Surat Pemutusan Hak Studi di Universitas Atma Jaya Yogyakarta  yang ditetapkan dengan Surat Keputusan Rektor.

Berdasarkan SK nomor 108/HP/Akd/2013 Pemutusan Hak Studi ini berlaku mulai pada Semester Gasal Tahun Akademik 2016/2017.

Kualifikasi Yudisium dan Predikat Kelulusan

Yudisium adalah penentuan kelulusan dan nilai kelulusan dari program studi sarjana di universitas.

1. Persyaratan kelulusan dalam yudisium:

  • Lulus MPK (Mata kuliah Pengembangan Kepribadian) dengan nilai minimal C.
  • Memenuhi IPK minimal kelulusan program sarjana, sesuai ketentuan program studi atau fakultas.

2. Kualifikasi Yudisium ditetapkan berdasarkan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dari hasil semua mata kuliah. Sesuai dengan kurikulum program studi yang bersangkutan. Berdasarkan Keputusan Rektor Nomor : 07/HP/2009, predikat kelulusan program sarjana di UAJY dinyatakan sebagai berikut :

IPK Predikat kelulusan Bahasa Inggris
2,25 – 2,75 Memuaskan Good
2,76 – 3,50 Sangat Memuaskan Very Good
3,51 – 4,00 Dengan Pujian Excellent

3. Predikat kelulusan Dengan Pujian/Excellent (IPK 3,51 – 4.00) dapat ditetapkan menjadi predikat CUM LAUDE apabila masa studi lulusan maksimal 5 tahun dan tidak ada matakuliah dengan nilai kurang dari B.

Wisuda Sarjana dan Pasca Sarjana

Wisuda Sarjana dan Pascasarjana diselenggarakan 4 (empat) kali dalam satu tahun, pada hari sabtu minggu terakhir bulan Nopember, Pebruari, Mei, dan Agustus.

Ketentuan Wisuda

  1. Peserta wisuda adalah mahasiswa yang telah diinyatakan lulus dalam yudisium dari masing-masing fakultas, yang diselenggarakan paling lambat satu bulan sebelum pelaksanaan wisuda.
  2. Persyaratan administrasi wisuda :
    • Membayar biaya wisuda (jadwal, tempat dan biaya wisuda diumumkan melalui pengumuman pendaftaran wisuda pada setiap periode).
    • Melengkapi dokumen yang diperlukan ke Sub Bagian Pengajaran KAA :
    • Formulir pendaftaran wisuda.
    • Pasfoto terbaru (sesuai pas foto yang dipergunakan untuk ijazah/transkrip) :
      • Pas foto hitam putih ukuran 4 x 6 cm sebanyak 3 lembar, dicetak dengan kertas dof.
      • Pas foto menghadap ke depan.
      • Memakai jas warna gelap (hitam), kemeja warna terang (putih), berdasi panjang.
      • Ukuran 2 x 3 cm sebanyak 1 lembar (berwarna) untuk kartu KAMAJAYA.
    • Bukti “Bebas Pinjam Pustaka” dari Perpustakaan UAJY.
    • Slip pembayaran biaya wisuda.
    • Kartu Mahasiswa.
  3. Pakaian Wisuda :
    • Putra : berbaju lengan panjang putih berdasi kupu hitam, bercelana panjang hitam, sepatu hitam.
    • Putri : berkain, kebaya.

Program Remedi

Program Remedi diatur Berdasarkan Keputusan Rektor Nomor : 12/HP/Rem/2011 tentang Peraturan Program Remedi Universitas Atma Jaya Yogyakarta sebagai berikut :

Ketentuan Umum

  1. Remedi adalah proses untuk memperbaiki hasil pembelajaran mahasiswa yang tidak memenuhi kompetensi dasar minimal.
  2. Remedi tidak menjamin perbaikan nilai akhir.
  3. Remedi diberikan kepada mahasiswa yang mengambil mata kuliah pada semester yang berlangsung.
  4. Mata kuliah yang ditawarkan remedi ditentukan oleh program studi.
  5. Bentuk dan metode pelaksanaan remedi ditentukan atas kesepakatan dosen dan program studi.
  6. Nilai tertinggi pada program remedi maksimum B yang merupakan gabungan dari proses pembelajaran selama satu semester dan hasil proses remedi. Penentuan komponen dan formula penilaian diserahkan pada dosen dan atau program studi.

Syarat Akademik

  1. 1) Mahasiswa telah mengikuti proses pembelajaran secara aktif selema 1 (satu) semester yang berjalan/berlangsung dengan ketentuan :
    • a) Memenuhi syarat minimal kehadiran 75% (tujuh puluh lima prosen);
    • Mengikuti semua proses evaluasi yang ditentukan oleh dosen dan atau program studi seperti UTS, UAS, Tes, Tugas-tugas dan bentuk evaluasi lainnya.
  2. 2) Nilai mata kuliah yang dapat mengikuti program remedi maksimum C.

Waktu Pelaksanaan

  1. Program remedi dilaksanakan 2 (dua) kali setahun.
  2. Pelaksanaan program remedi diselenggarakan selama 2 (dua) minggu dan dimulai 1 (satu) minggu setelah nilai akhir semester diumumkan.
  3. Nilai akhir remedi diserahkan paling lambat 1 (satu) minggu setelah proses remedi berakhir.

Pembiayaan

Mahasiswa yang mengikuti remedi wajib membayar biaya remedi sebesar (1) satu SKS untuk setiap mata kuliah yang besarnya sesuai tarif terakhir SKS mahasiswa terbaru pada tahun akademik berlangsung, sesuai Program Studi masing-masing.

Comments are closed.